Blog EntryMengkritisi Cara Dakwah FPIJun 10, '08 3:14 AM
for everyone
Tulisan ini bukan berarti ana mendukung gusdur dengan AKKBB nya, insya Alloh mengenai penyimpangan gusdur sudah banyak yang mengkritisinya

Namun sebagai Ahlu Sunnah Wal Jama'ah, maka kita mengambil jalan tengah dengan melihat kembali bagaimana cara Rosululloh dalam berdakwah amar ma'ruf Nahi Mungkar.

Berikut ini fatwa Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili

Penggerebekan dan Penghancuran Tempat Maksiat

Pertanyaan:
Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili ditanya: Apakah kami diperbolehkan
merubah kemungkaran dengan kekuatan tangan, seperti menghancurkan
lokasi-lokasi pelacuran dan mabuk-mabukan, sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin di Indonesia?

Jawaban:
Ini tidak boleh! Bahkan ini termasuk kemungkaran tersendiri. Merubah
kemungkaran dengan kekuatan tangan merupakan hak Waliyul Amr (umara).
Tindakan melampaui batas yang dilakukan oleh sebagian orang terhadap
tempat-tempat maksiat, (yakni) dengan menghancurkan dan membakarnya, atau juga tindakan melampaui batas seseorang dengan melakukan pemukulan, maka ini merupakan kemungkaran tersendiri, dan tidak boleh dilakukan.

Para ulama telah menyebutkan masalah mengingkari dengan kekuatan tangan, merupakan hak penguasa. Yaitu orang-orang yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Barangsiapa melihat kemungkaran, maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan hatinya.”

Makna kemampuan yang disebutkan dalam hadits ini, bukan seperti yang
dibayangkan oleh kebanyakan orang, yaitu kemampuan fisik untuk memukul atau membunuh. Kalau demikian yang dimaksudkan, maka kita semua dapat memukul. Namun, apakah benar yang dimaksud seperti ini?

Kemampuan yang dimaksudkan adalah kemampuan syar’iyah. Yang berhak
melakukannya ialah orang yang memiliki kemampuan syar’iyah. Yaitu,
pengingkaran terhadap mereka tidak akan menimbulkan kemungkaran lain.
Dengan demikian, perbuatan melampaui batas yang dilakukan oleh sebagian
orang, baik dengan memukul atau menghancurkan tempat-tempat maksiat yang dilakukan seperti pada sekarang ini merupakan pelanggaran

Orang yang melihat kemungkaran atau melihat pelaku kemungkaran, hendaknya melaporkannya kepada polisi, sebagai pihak yang bertanggungjawab, atau para ulama atau para da’i, untuk selanjutnya diserahkan kepada yang memiliki wewenang. Kemudian akan diselidiki, sehingga dapat diatasi dengan cara yang tepat.

[Soal-jawab Syaikh Ibrahim bin Amir Ar-Ruhaili di Masjid Kampus
Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, 27 Jumadil Akhir 1427H]

***

  • Sumber: Disalin dari Majalah As-Sunnah Edisi 06/Tahun X/1427H/2006M. Penerbit Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Almat Jl. Solo – Purwodadi Km. 8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183. telp. 0271-5891016 - website: www.bukhari.or.id


10 CommentsChronological   Reverse   Threaded
burdah25 wrote on Jun 10
DAN saya lebih setuju jika saudara indra tidak hanya bisa menyampaikan ini melalui Mp saja tapi sampaikan juga kepada mereka (FPI)
burdah25 wrote on Jun 10
kalo ana setuju mengenai penghacuran tempat maksiat tapi tidak melukai orang2nya
indrea wrote on Jun 10
artikel ini bersifat umum, bagi siapa saja yang bisa menyampaikan ke FPI silahkan menyampaikannya, jika mereka menerima, fabiha wanni'mah
failla fattaqulloha mastatho'tum.

Jazakalloh khair ...
latifabdul wrote on Jun 10, edited on Jun 10
Alhamdulillah, tidak banyak orang islam yang berpikir dan berpaham seperti anda ini...
lihatlah Wibe site islam, Eramuslim, hidayatullah, My quran.
Mereka berdakwah dgn kekasaran, dan tidak santun sama sekali.

Marilah kita bersama sama mengingatkan kawan2 kita semuslim untuk menjauhi
cara berdakwah dan menegakan amar makruf nahi mungkar dgn kekerasan.

Bpk sudah dapat mencari akar penyebab terjadinya pristiwa berdarah di Monas tersebut.
Silakan renungkan;

http://latifabdul.multiply.com/journal/item/179

MY DREAM IS TO SEE THE PEACEFUL SOCIETY,PROSPERITY, NONE DISCRIMINATION, AND JUSTICE FOR ALL.

Oleh Latifabdul
بِسۡمِ ٱللهِ ٱلرَّحۡمَـٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismilahirrahmanirrahiim

Menyilami Rahasia2 ALLAH dalam al quran sangat menarik perhatian saya bertahun2, saya menemukan" AKAR MASALAH PRISTIWA BERDARAH MONAS".


Saya yakin anda baru pertama kali mengetahui rahasia ALLAH ini. Semoga anda dapat menikmati buahnya yang bermanfaat sekali .

Kalau kita mengikuti berita2 di TV dan media cetak, pada umumnya orang menyimpulkan akar masalah pristiwa berdarah, pristiwa kekerasan dari golongan FPI kepada Ahmadiyah atau AKKBB dll adalah karena;
-- ahmadiyah sudah di fatwakan oleh MUI ajaran sesat
-- pemerintah tidak membubarkan Ahmadiyah segera.

Karena kedua hal tersebut diataslah maka FPI melakukan tindakan kekerasan (dalam rangka amar makruf nahi mungkar) terhadapat ahmadiyah dan AKKBB yang menyokong Ahmadiyah. AKKBB adalah suatu organisasi yang memperjuangkan kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia.

Setelah saya membuka buka al Quran dan hadist dan memperhatikan sebuah video (Youtube) dari imam FPI Cs( Habib Riziq Shihab ) kenapa FPI Cs melakukan tindakan kekerasan terhadap Ahmadiyah dan AKKBB, dan perusakan2 restauran2 yang membuka pada bulam puasa, dan merusak Toko2 yang menjual gambar2 porno, yaitu dalam rangka menegakan " amar makruf nahi mungkar" mengikuti sunnah Rasul (Hadits) seperti dibawah ini:

1"Siapa saja di antara kalian yang melihat kemungkaran, hendaklah is mengubah dengan TANGAN MU:jika tidak mempu, hendaklah dengan lisannya; jika tidak mampu hendaklah dengan hatinya.Akan tetapi,yang demikian adalah selemah lemahnya iman.HR.Muslim"



( mengubah dengan tangan diartikannya dengan membuat undang2, melarang, mengusir lawannya dan bahkan membakar rumah2 dan kantor2 lawan2nya inilah yang terjadi sekarang ini di negara2 berpenduduk islam termasuk di Indonesia)


Silakan dengar ceramah dari imam FPI di Youtube ini;


http://www.youtube.com/watch?v=F1_jnEnUq7E&feature=related

Sedangkan Hadits ini dlm pemeriksaan saya bertentangan dengan sunnah Rasul yang bersumber dari Al Quran,sebagai berikut ini;

Inilah akhlaq Baginda Rasulullah saw yang sangat Mulia dlm berdakwah, dlm menegakan AMAR MAKRUF NAHI MUNGKAR yang perlu menjadi contoh bagi umat islam.

1.Maka berilah Peringatan (kepada peminum alkohol,wanita2 penari perut, orang2 berjudi, orang2 yang menyembah berhala2, atau orang2 musryik,kafir dll) karena sesungguhnya kamu hanyalah orang yang memberi peringatan, Kamu bukanlah orang yang berkuasa (memaksa) atas mereka. Tetapi orang yang berpaling, khafir (ingkar),maka ALLAH akan mengazabnya dengan azab yang besar, QS 88:21-22

2..Tugas kamu ( Muhammad) hanya menyampaikan saja. kami lah(ALLAH) yang menghisab/menghukum perbuatan2 mereka dan...QS.13:40.

3.Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka(orang2 kasar). Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu.QS.3:159.

4."Serulah(manusia) kepada jalan Robbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik."QS16:125

Saya yakin sekali berdasarkan kepada sunnah Rasul yang bersumber dari AL Quran, maka hadits itulah yang menjadi AKAR MASALAH kenapa segolongan Muslim (FPI) melakukan tindakan kekerasan dlm menegakan amar makruf nahi mungkar.

Dengan kata lain golongan2 yang melakuan tindakan kekerasan dlm menegakan amar makruf nahi mungkar TERSESATKAN oleh Hadis tersebut.

Yang sesat bukan saja; Ahmadiyah, Sufi, Syiah, NU,Liberal dll, tapi juga FPI Cs adalah tersesatkan oleh Hadits yang TIDAK SAIH. Ahamadiyah juga tersesatkan oleh sebuah Hadis yang mengatakan ada Nabi setelah Rasulullah saw. Kedua golongan islam ini tersesatkan oleh dua buah Hadis.

Bagaimana pendapat anda?

Menurut pengamatan saya, semua Firqoh2 islam atau golongan2 islam sekarang ini, sudah tidak ada lagi yang 100% yang MURNI dlm mengamalkan ajaran2 islam,sebagaimana Baginda Rasulullah saw mengamalkan syariat islam yang sukses membawa umat rahmatan lil'alamin.

Kalau ada salah satu dari golongan Islam sekarang ini yang mendekati 100% sunnah Rasul, sudah PASTI dapat membawa umat islam menjadi umat Rahmatan Lil'alamin. masarakat yang damai, sejahtera, berkasih sayang dan takut kepada ALLAH.
Ternyata belum ada satu golongan islam yang sukses.

Artinya kita semua masih dlm kegelapan, masih ada kesalahan2 sedikit atau banyak dlm mengamalkan Syariat islam.

Kecuali Darul Tauhid yang di pimpin oleh Aa Gym lebih mendekati sunnah Rasul dlm berdakwah dan mengamalkan ajaran2 islam yang murni. Excelent akhlaqnya, excelent ekonominya, jadi jemaah yang kafah,mendekati sempurna.

Aa Gym mengikuti sunnah Rasul dlm mencari nafkah yaitu berwira swasta.

Oleh karena itu sebaiknya semua golongan2 islam menaham diri untuk tidak mengolok ngolokan golongan lain, belum tentu golongan islam yang di olokan itu salah, dan mungkin yang mengolokan yang salah. QS.49:11.

Untuk dapat setiap golongan membuktikan pemahamanya yang benar, haruslah diberikan kebebasan dan kemerdekaan untuk menjalankan keyakinan beragamanya. Setiap golongan saling hormat menghormati dan saling ingat mengingatkan. Alangkan indahnya masarakat islam yang benar2 mengikuti sunnah Rasul yang bersumber dari Al quran diatas tersebut.

Saya yakin sekali Hadits diatas tersebut, sangat berdampak negatif, merusak citra islam yang anti kekerasan, damai, santun, dan pemaaf. Kalau sebuah Hadits bertentangan dgn Al quran, dan berdampak buruk kepada masarakat, jelaslah bahwa Hadits itu TIDAK SAIH.

Kesimpulan:
1.Selagi Hadis ini yang menjadi pegangan dlm menegakan amar makruf nahi mungkar, selama itu pulalah masarakat islam disetiap negara yang dominan penduduknya islam akan tetap ada tindakan kekerasan, penzoliman dari satu golongan muslim kepada golongan muslim yang berbeda pemahaman islamnya.Ini keyakinan saya.

Kecuali di Amerika atau negara2 Barat yang menjamin/ melindungi hak2 manusia (HAM) dlm berkeyakinan dan beragama. Atau di negara2 diktator seperti Iran, Saudi Arabia, Komunis dimana penguasa bertangan besi terhadap rakyatnya.

2. Kalau berdasarkan kepada salah menafsirkan sebuah ayat ALLAH, kemudian Ahmadiyah dibubarkan , maka FPI, dll juga harus di bubarkan karena berpedoman kepada Hadits yang yang sesat atau TIDAK SAIH.Liberal juga harus dibubarkan, NU juga harus dibubarkan karena memakai buku kuning, Syiah, sufi, wahhabi, salaf dll juga harus dibubarkan karena GAGAL membawa umat islam rahmatan lil'alamin.


Feedback dari anda semua sangat saya harapkan dan saya ucapkan terimakasih.

Wasalamu'alaikum wrwb
Marilah kita sharing ilmu,berdiskusi secara islami,santun, dengan hikmah,semoga banyak bermanfaatnya bagi pembaca.

"Serulah(manusia) kepada jalan Robbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik."

"Mereka tidak memberikan perumpamaan itu kepadamu melainkan dengan maksud membantah saja, sebenarnya mereka adalah kaum yang suka bertengkar." (Az-Zukhruf:58)
indrea wrote on Jun 11, edited on Jun 11
Baiklah, ada beberapa pendapat dari Pak Latifa Abdul yang ana pandang tidak tepat :

Assalamu'alaikum warahmatullah .....

Ana ingin sdikit mengomentari tulisan diatas, semoga bermanfaat
ada beberapa hal yang ana pandang tidak tepat :

Pertama pak Latifa mengatakan :
"Sedangkan Hadits ini dlm pemeriksaan saya bertentangan dengan sunnah Rasul yang bersumber dari Al Quran,sebagai berikut ini; ....dst"

"Saya yakin sekali Hadits diatas tersebut, sangat berdampak negatif, merusak citra islam yang anti kekerasan, damai, santun, dan pemaaf. Kalau sebuah Hadits bertentangan dgn Al quran, dan berdampak buruk kepada masarakat, jelaslah bahwa Hadits itu TIDAK SAIH."


Letak tidak tepatnya adalah : bahwa bukanlah suatu sikap yg bijaksana jika kita mempertentangkan antara hadits dan Al Qur'an hanya berdasarkan pemikiran kemudian dengan serta merta menghukumi si hadits tersebut mungkar. apalagi Pak Latifa mengatakan dengan yakin sekali.
seberapa jauhkah Pak Latifa mengkaji Hadits yang mulia ini ?

Dalam Islam tidak ada pertentangan antara ayat Al Quran dan Hadits maupun antara Hadits dengan Hadits, bukankah Alloh telah berfirman : "Apakah mereka tidak memperhatikan Al Qur'an, jikalau sekiranya Al Quran itu datang dari selain Alloh , niscaya akan didapati didalamnya banyak perselisihan"( An Nisa' )
sedangkan Rosululloh Sollallohu'alaihi wasallam adalah penafsir Al Qur'an bagi ummatnya. jadi mustahil ada pertentangan.

Kemudian jika akan menilai hadits itu sahih atau tidaknya hendaknya kita menggunakan literatur ilmu mustholah hadits, dengan meneliti rowinya terlebih dahulu. bukan menurut akal semata dengan berdasar suatu kejadian tertentu.

maka hendaknya kita lebih berhati hati menjatuhkan hukum terhadap hadits, apakah kita sudah pakar dalam ilmu hadits ?
yang memiliki kompetensi didalamnya adalah ulama ulama hadits, marilah kita merujuk kepada ulama, tidak memutuskannya sendiri.
Hadits tersebut diriwayatkan Imam Muslim dalam Sahihnya, jika Pak Latifa Abdul mengatakan Tidak Sahih maka otomatis akan berhadapan dengan keilmuan Imam Muslim dalam masalah hadits.
Apakah pak Latifabdul sudah lebih 'Alim dari Imam Muslim ?

Apabila kita mendapatinya seolah bertentangan, maka curigailah akal kita, jangan-jangan kita yg belum bisa memahami dalil dengan benar sehingga seolah keduanya bertentangan, padahal tidak demikian.

Kalaupun terjadi, itupun masih ada literatur dari kaidah Ushul Fiqh yg harus ditempuh bila kita mendapati 'Ta'arudhul Adillah' ( dalil-dalil yg seolah-olah bertentangan ):

1. Pertama harus diupayakan menjama' ( menggabungkan ) antara dua dalil tersebut
2. Kedua Nasikh wal Mansukh
3. At Tarjih bainal Adillah ( pak Latifa tampaknya langsung memakai literatur yg ke-3 ini )
4. Tawaqquf wal Ikhtiyar.

...............................................................

kemudian dikatakan :

"Saya yakin sekali berdasarkan kepada sunnah Rasul yang bersumber dari AL Quran, maka hadits itulah yang menjadi AKAR MASALAH kenapa segolongan Muslim (FPI) melakukan tindakan kekerasan dlm menegakan amar makruf nahi mungkar."
"Dengan kata lain golongan2 yang melakuan tindakan kekerasan dlm menegakan amar makruf nahi mungkar TERSESATKAN oleh Hadis tersebut."


Ungkapan ini juga tidak tepat, karena yg menjadikan mereka (FPI) telah keliru dalam menghancurkan tempat maksiat tanpa izin pemerintah adalah kesalahan mereka dalam memahami dan menerapkan dalil,
bukan haditsnya yg salah dan menyesatkan, tapi penerapan mereka yg salah tidak sesuai dengan yg dicontohkan Rosululloh , hal tersebut bisa saja terjadi.




....................................................
Kemudian terjadi kesalahan dalam perkataan beliau , perhatikan :

"Menurut pengamatan saya, semua Firqoh2 islam atau golongan2 islam sekarang ini, sudah tidak ada lagi yang 100% yang MURNI dlm mengamalkan ajaran2 islam,sebagaimana Baginda Rasulullah saw mengamalkan syariat islam yang sukses membawa umat rahmatan lil'alamin.

Kalau ada salah satu dari golongan Islam sekarang ini yang mendekati 100% sunnah Rasul, sudah PASTI dapat membawa umat islam menjadi umat Rahmatan Lil'alamin. masarakat yang damai, sejahtera, berkasih sayang dan takut kepada ALLAH.
Ternyata belum ada satu golongan islam yang sukses.



Letak kekeliruannya :
Jika sudah mengatakan 100% tidak ada yg menerapkan Islam secara benar, maka perkataan pak Latifa sangatlah bertentangan dengan Hadits Rosululloh :
"Akan senantiasa ada segolongan dalam ummatku ini yg mereka istiqomah/menampakkan diatas kebenaran, tidak memberikan mudhorot pada mereka orang-orang yg menentang mereka hingga datang hari kiamat." HR Bukhari

Kemudian menilai dakwah hanya berdasarkan hasilnyanya juga tidak 100% benar,

Para Nabi dan Rasul yg telah terdahulu berdakwah, ternyata ada juga diantara mereka yg sedikit pengikutnya, dan kebanyakan masyarakat yang didakwahinya masih membangkang ,seperti Nabi Nuh 'alaihissalamdan Nabi Luth 'Alaihissalam, . Bahkan ada diantara Nabi yg tidak memiliki pengikut,

lalu apakah akan kita katakan Nabi-nabi tersebut 'Alaihimussalam telah salah dalam dakwahnya atau tidak 100% menerapkan syari'at Alloh dizamannya ?

......................................................

Dan mengenai dalil yg Pak Latifa anggap brtentangan :

yaitu dari Hadits :"Barangsiapa melihat kemungkaran, maka hendaklah dia merubahnya dengan tangannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan lisannya. Jika ia tidak mampu, maka dengan hatinya. dan itu adalah selemah-lemahnya iman” HR Muslim

Ketahuilah bahwa Merubah kemungkaran dengan tangan haruslah dilakukan oleh orang yg memiliki kekuasaan yang resmi dalam lingkup terjadinya kemungkaran tersebut, bukan dilakukan oleh orang yg tidak berwenang, bisa rusak akibatnya.

contohnya yang memiliki hak seperti bapak rumah tangga atau Ibu dengan anak-anaknya, atau seperti yg terjadi di negara Indonesia ini maraknya perjudian,pelacuran dsb maka yg memiliki kekuasaan resmi dalam memberantasnya adalah pemerintah, polisi, TNI, dan yg semisalnya. bukan masyarakat umum, karena masyarakat umum tidak boleh main hakim sendiri.

harus diperhatikan aturan mainnya. seperti itulah yg Islam ajarkan. selalu memperhatikan hak-hak pemimpin dan wajib bagi kita mentaatinya.

hadits diatas samasekali tidak bertentangan dengan ayat-ayat yg telah disebutkan Pak Latifa, karena hadits tersebut berkaitan dengan tanggung jawab seseorang terhadap kewajibannya.

dalam masalah penertiban suatu pelanggaran misalnya, jika yang melakukan operasi itu pihak yg berwajib ( polisi )
ya memang itu sudah kewajiban mereka, apa kita mau protes ?
apakah akan kita katakan bahwa perbuatan mereka telah bertentangan dengan ayat-ayat Qur'an ?

adapun FPI?. boleh membantu, tapi harus izin kuasa dulu, dan tidak asal main hakim sendiri. ana kira cukup jelas.

Jazakalloh atas perhatiannya
abuunaisah wrote on Jun 18
Hendaknya bagi kaum Muslimin mendasari perbuatan dengan Ilmu dan Pemahaman yang Shohih, Wa Barokallohu Fiik..........
Comment deleted at the request of the author.
mujaheedahwannabe wrote on Jul 5
assalamuaaikum..
anda brhak utk brpndpat,..
kajianislamy wrote on Aug 22
Alhamdulillah, FPI mulai dapat simpati dari tokoh-tokoh Islam lainnya, termasuk Salafi berkat kegigihan membela al Haq, memberantas maksiat, menghantam ahmadiyyah.

Tokoh salafi, ust. Abdul Hakim Abdat (Jakarta) berkenan menjadi penasehat tetap Front Pembela Islam.
http://img230.imageshack.us/img230/5199/rilisfpigv7.jpg

Sementara tokoh Salafi lainnya, ust. Ja'far Umar Thalib (Yogyakarta) akan mengisi bareng Habib Husein Al-Habsyi (Presiden Ikhwanul Muslim Indonesia) dalam acara "bersihkan hati sucikan diri songsong ramadhan" di markas DPD FPI DIY & JATENG, Ahad 24 Agustus 2008. Jl. Wates Km 8, Balecatur, YOGYAKARTA.

http://img46.imageshack.us/img46/3584/ramadhandifpidiyjatenggt1.jpg

Alhamdulillah...
indrea wrote on Aug 27
ehem....

aduh mas ...
antum nulis nama Ust Abd Hakim aja salah..
gimana bisa dipercaya kebenarannya

kalla tsumma kalla ???
jangan menebar fitnah ya
ntar disiksa lho sama Alloh
nggak takut pa sama Alloh ?
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help